2/19/2013

Rangkuman Kuliyah



Orang yang ditugaskan menulis hadis oleh Umar bin Abdul Aziz adalahIbnu Syihab Azzuhri danAbu BakarBinMuhammad Bn Umar  bn Hazm
1.       Periode pertama
Mushonnaf: Semua hadis dari berbagai tema, judul ataupn yag lainya semua ditulis jadi stu serta masih capur aduk. Kitab yang terkenal  adalah Al-Muwattho

2.       Periode kedua
Musnad (Abd 2 ahir- 3 H)
Sudah  ada klasifikasi hadis berdasrkan siapa yg mnjadi perowinya,akan tetapi kualitas  hadisnya masih campur. Kitab  yang terkenal adalah Musnad Ahmad BinHambal

3.       Periode ketiga
Kitab Shohih wal jami’--- Pengklasifikasikan berdasarkan hadis sahabat serta berdasarkan nilai hadisnya.  Kitab yang mengawli penulisan seperti ini adalah  kitab  al-jami’  as-shohih...............( sohih Bukhori) karena isinya masih campur aduk meliputi delapan tema.hbbbb.

Imam bukhori tidak memperpanjag hadisnya

4.       Kitab-kitab Sunan
Sunan Abu Dawud
Sunan Tirmidzi (orang yang pertama kali mengatakan hadis hasan)
Sunan Ibnu Majah
Sunan Nasai

5.       Hadis-hadis yang tertinggal dari kitab-kitab bukhori dikumpulkan dalam kitab al-mustadrok

6.       Al-Mustakhroj
Satu hadis tapi Ada guru yang berbeda


1.       Biografi penulis
2.       Latar belakang
3.       Sistematika penulisan (pola penulisan kitabnya.
4.       ,
5.       Metode
6.       Penilaian ulama atas tokoh dan kitabnya


Kuliyah ke 2
 Kitab musnad bin hambal merupakan tulisan dari anak dari Abdullah bin hambal yaitu Abdullah bin hambal

Pola penulisan kitab beliau
1.       Sahabat yang lebih masuk islam
2.       Sesuai dengan urutan abjad



Hadis
1.    Shohih
a.     Shohih Lidzatih
b.    Shohih Lighoirih
2.    Hasan
a.     Hasan Lidzatih
b.    Hasan Lighirih
3.    Dho’if
a.     Mukhonnaf Bilqoroinn
b.    Biduunilqoro in

Syarat hadis Shohih
1.    Ittisholussanad
2.    ‘Adaalatul ruwah
3.    Dhobtur ruwah
a.     Taamudhobti
b.    khofifudhobti
4.    Ghoiru ‘Illah
5.    Ghiru Syudzudzin

Imam ahmad lebih memilih hadis dhoif daripada akal dengan sarat tidak bertentangan denganal-qur’an dan dengan hadis yang sohih “Dhoif-dhoif juga Hadis”  kan???

Tidak ada komentar: